Federico Bernardeschi Wajahnya Seperti Ditampar. Gimana Reaksinya?

Federico Bernardeschi Adalah Seorang Pemain Juventus

Federico Bernardeschi Adalah Seorang Pemain Juventus. Dia mengibaratkan kekalahan pada leg pertama atas Atletico Madrid seperti sebuah tamparan keras di wajahnya. Maka dari itu, dia cukup merasa lega bisa membalikkan ketertinggalan tersebut.

Seperti yang sudah diketahui. Peluang Juventus untuk lolos ke babak perempat final sempat menipis setelah kalah 0-2 saat melawan Atletico Madrid di leg pertama. Tetapi, kekalahan tersebut rupanya tidak cukup untuk membuat Bianconeri patah semangat.

Tetapi saat leg kedua yang berlangsung pada hari rabu 13/03/2019 dini hari tadi. Mereka berhasil untuk membalikkan situasi, Tiga gol yang begitu luasbiasa dicetak oleh Cristiano Ronaldo membuat Bianconeri mengakhiri duel melawan Los Rojiblancos dengan agregat 3-2.

Saat selesai pertandingan. Bernardeschi memperlihatkan seluruh rasa gembiranya karena berhasil membantu timnya untuk meraih kemenangan krusial tersebut. Sebagai informasi, dia turut menyumbang assist yang berujung pada gol pertama Cristiano Ronaldo.

Secara keseluruhan tim bermain dengan amat luar biasa. Termasuk karakter serta kepercayaannya,” kata Bernardeschi kepada Sky Sport Italia dikutip Merdekaseo.com usai pertandingan.

Tentu yang kami butuhkan adalah kepercayaan pada diri ter sendiri. Selalu percaya bahwa kami sanggup untuk melakukannya, membalikkan situasi, tambah mantan pemain Fiorentina itu.

Federico Bernardeschi selalu mensyukuri kemenangan kali ini. Tetapi dia sendiri bisa lebih bersyukur lagi andai Juventus sanggup meraih kemenangan pada leg pertama. Dia mengibaratkan kekalahan di leg pertama itu sebagai sebuah tamparan keras di wajahnya.

Dia rasanya tidak menyenangkan saat mendapat tamparan di wajah tersebut. Dan ini bisa berjalan lebih mudah sejak awal tanpa tertinggal 0-2, tetapi kami selalu percaya dalam tiga pekan terakhir, terlepas dari semuanya,” tambahnya.

Kami selalu bekerja bersama-sama. Dan setiap harinya kepercayaan tumbuh di dalam skuat ini. Pada akhirnya, inilah hasil kejadiannya,” tegasnya.

Tetapi sayangnya. Juventus tidak bisa larut terlalu lama dalam euforia kemenangan krusial kali ini. Karena pada hari Minggu 17/03/2019 mendatang, mereka juga harus datang ke markas Genoa guna melakoni laga lanjutan Serie A,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!