Muhammad Rafli menjadi Pemain Bola, Demi Cita-cita Ayah

Muhammad Rafli memang belum terkenal

Muhammad Rafli memang belum terkenal di telinga pencinta sepak bola Indonesia. khususnya pada timnas. Hal itu tak berlaku bagi masyarakat Malang. Jawa Timur, terutama suporter Arema FC.

Muhammad Rafli merupakan pemain muda yang berhasil mendapatkan kepercayaan bermain di tim utama Arema FC pada saat ini. Dalam dua musim terakhir, Rafli sudah mencatatkan 26 penampilan untuk klub berjuluk Singo Edan tersebut.

Pada musim lalu. Rafli memang hanya membukukan 774 menit dalam 19 pertandingan. Mayoritas laga yang dimainkannya pun berasal dari bangku cadangan.

Namun, pelatih Indra Sjafri ternyata sangat penasaran dengan pemain serba bisa itu. Walhasil Rafli dimasukkan dalam daftar 38 pemain yang berkesempatan mengikuti pemusatan latihan tahap pertama Timnas Indonesia U-22.

Untuk menjadi pesepak bola profesional, Rafli telah menapaki jalan panjang yang tak mudah. Semuanya pun berawal dari keinginan sang ayah untuk memiliki anak seorang pesepak bola.

Ayah Rafli yang juga gemar bermain bola hanya mampu menjadi anak gawang. Seperti apa perjalanan karier Muhammad Rafli hingga menjadi pemain Arema FC.dikutipĀ Merdekaseo.com

Dulu Papa saya sangat Senang sepak bola. Namun beliau hanya bisa menjadi anak gawang saja. Jadi anak-anaknya yang akhirnya disuruh untuk bermain sepak bola dan menjadi pesepak bola yang terkenal.

Saat usia delapan tahun. akhirnya saya dimasukkan ke Sekolah Sepak Bola (SSB) supaya bisa tertata dan bagus bermainnya. Ketika itu posisi pertama saya adalah gelandang dan akhirnya menjadi penyerang.

Saya mengikuti seleksi di ASIFA (Aji Santoso International Football Academy) di Kota Malang. Alhamdulillah saya berhasil lolos pada saat itu. Arema FC ketika itu kan pelatihnya Aji Santoso. Karena pemain regulernya kurang maka ada beberapa pemain yang disuruh latihan di sana.

Pada saat itu ada tujuh pemain ASIFA untuk latihan bareng di Arema FC. Awalnya hanya latihan-latihan saja, kemudian pada 2017 saya akhirnya ditawari untuk bermain di tim reguler mereka.

Pastinya bisa membawa Arema FC untuk lebih berprestasi. Selain itu semoga beliau tidak menenggelamkan pemain-pemain muda yang musim lalu sudah bermunculan. Semoga juga dia bisa adil dalam pemilihan pemain yang akan dimainkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!