Dani Ceballos Tegaskan Bahwa Dirinya Selalu Mendukung Lopetegui?

Dani Ceballos mengatakan

Dani Ceballos mengatakan. Hasil buruk tidak membuat Julen Lopettegui kehilangan dukungan dari pemain Real Madrid. Ceballos secara terbuka langsung menegaskan tetap selalu setia kepada pelatih yang berumur 52 tahun tersebut.

Lopetegui saat ditunjuk untuk menjadi seorang pelatih Real Madrid. Pada awal musim 2018/19 untuk menggantikan posisi Zinedine Zidane. Tentu saja jalan yang sudah dilalui oleh Lopetegui rupanya cukup jangkal. Apalagi Dalam lima laga terakhir, Dia telah gagal untuk menang.

Real Madrid sendiri sudah menelan total empat kekalahan dan satu dengan hasil imbang pada laga terakhir di semua kompetisi. Tentu saja Kondisi tersebut jauh dari harapan. Malahan, Tidak akan kata berlebihan jika ini disebut sebagai hasil yang buruk.

Sebab itu posisi Lopetegui pun sekarang berada dalam ancaman besar. Malahan, Ada beberapa media di Spanyol yang menyebut jika karir Lopetegui sudah tamat pasca kekalahan dari Levante dengan skor 2-1, Pada Hari Sabtu 20/10/ yang lalu di Bernabeu.

Walaupun posisinya sekarang memang sedang sulit. Tetapi para pemain Real Madrid tetap selalu memberikan dukungan kepada Lopetegui. Bahkan Ceballos menyebut jika hasil buruk melawan Levante tidak akan berpengaruh jauh kepada masa depan sang pelatih.

“Saya sendiri tidak berpikir hasil tersebut bisa akan merugikan posisi Lopetegui dalam pekerjaannya. Kami malahan akan bersama dengan Lopetegui sampai titik darah penghabisan kami, Tetapi itu juga tentu bukan keputusan yang bisa saya ambil,” kata Ceballos kepada Merdekaseo.

“Rasanya memang begitu buruk. Kami harus memenangkan pertandingan itu 100 persen. Kami juga bermain dengan hasil yang buruk pada beberapa laga sebelumnya dan tidak boleh tergelincir lagi untuk kedepanya. Sekarang, Kami sendiri fokus pada laga selanjutnya,” kata Ceballos.

Dani Ceballos sementara telah memberikan pujian kepada sang penjaga gawang Levante. Oier Paredes. Menurutnya, Penjaga gawang yang berumur 29 tahun tentu adalah kunci dari kemenangan Levante. Bahkan, Dia sendiri tidak ada keraguan untuk menyebut Oier sebagai pemain terbaik di laga tersebut.

“Kita sendiri kan tahu. Penjaga gawang Levante itu adalah man of the macth. Tetapi, Yang perlu kami lakukan sekarang adalah merefleksi apa yang jadi kesalahan di tim kami. Karena kami sendiri harus bisa mencetak gol agar bisa membalikkan situasi tersebut,” tutupnya Ceballos.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!