Pasukan Udara Rusia Salah Sasaran Menewaskan 3 Tentara Turki

Pasukan Udara Rusia Salah Sasaran Menewaskan 3 Tentara Turki

Pasukan Udara Rusia Salah Sasaran Menewaskan 3 Tentara Turki. Serangan Rusia ke bagian Suria di kabarkan terjadi kesalahan yang tidak di sengaja, serangan udara Rusia mengenai Tentara Turki dan menewaskan 3 personel dan melukai 11 orang lainnya dalam insiden ini.

Presiden Vladimir Putin Secara langsung menghubungi Presiden Recep Tayyip Erdogan menyatakan bela sungkawa atas Insiden tersebut. pembicaraan antara Vladimir dan Tayyip membuat kesepakatan untuk “mengembangkan koordinasi militer” Sehunung dengan Operasi dari dua negara tersebut memerangin Kelompok Radikal ISIS.

Dari pihak sumber yang terjadi Serangan udara rusia menghantam sebuah gedung pemukiman warga di pinggiran kota Al-Bab, yang di perkirakan merupakan salah satu basis ISIS dimana terjadi pengerakan balik di kubu pasukan turki maupun Suriah dan tidak terjadinya komunikasi dari kedua negara tersebut.

Di ketahui Rusia Telah memerangi ISIS semenjak kelompok radikal tersebut membahayakan negara nya. Beredar Video dari kelompok ISIS untuk Rusia yang isinya mengancam Wilayah rusia. Video yang beredar pada tanggal 31 Juli tahun lalu terlihat seorang Pria Mengenakan Penutup wajah. Berbicara yang isi nya  “Putin, Anda dengar? Kami juga akan datang ke Rusia dan akan membunuh Anda di sana, insya Allah.” dan Peria Tersebut menyerukan kepada semua Milisi Radikan untuk memerangin jikaht di rusia

Sekertaris Kepresidenan Dmitry Peskov menegaskan bawah ancaman tersebut tak akan mengurangin kebijakan rusia dalam memerangi ISIS. Rusia Tidak perlu potang panting menghadapi ancaman ISIS, ISIS SEPERTI binatang sedang di injak injak ekornya meraung kesakitan

Militer Tukri maupun Moskow tengah menyelidiki Insiden yang menewaskan tiga tentara turki tersebut. Dan Semoga Insiden tersebut tidak memanas baik dari kedua negara. “meminta Hubungan Insiden ini tidak di sangkut pautkan penembakan Dubes Rusia di Ankara. Maka kali ini juga tidak. Tapi kami akan melakukan investigasi dan mengharapkan kerja sama dengan Rusia, ujar Pejabat Turki

Pertempuran di Al-Bab telah berlangsung 2 bulan antara Rusia, Turki dan Pihak Suria untuk memerangi pemberontak ISIS. Dan untuk mengambil balik kota tersebut yang selama ini di kuasai pihak ISIS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!